Friday, April 20, 2018
Home > info > Telat Bayar Cicilan Gadai BPKB, Apa yang Harus Dilakukan?
kpr cimb niaga

Telat Bayar Cicilan Gadai BPKB, Apa yang Harus Dilakukan?

Telat Bayar Cicilan Gadai BPKB, Apa yang Harus Dilakukan

Pegadaian seolah jadi tempat menyelesaikan masalah saat Anda sedang terdesak masalah financial. Padahal, saat dipikir lagi, masalah justru bisa dating lagi jika tidak cermat menggadaikan barang. Pikirkan lagi sebelum mengambil keputusan.

Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor atau BPKB jadi salah satu barang yang sering dibawa ke pegadaian, dengan harapan bisa berubah menjadi uang nantinya. Ya, begitulah sistemnya. Anda membawa barang berharga, dan pihak pegadaian akan menukarnya dengan sejumlah uang. Bagi Anda yang memutuskan untuk gadai BPKB tentu tidak masalah, karena semua keputusan ada di tangan Anda. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat. Bahwa menggadaikan barang, sama artinya Anda punya kewajiban untuk mencicilnya.

Gadai BPKB tidak memerlukan waktu yang lama. Hanya butuh 15 menit, hingga dana cair dan ada di genggaman tangan. Anda bisa melakukan gadai BPKB di beberapa tempat selain pegadaian, seperti pada leasing, atau pada bank. Perlu Anda ketahui, bahwa Bank memiliki dua jenis pinjaman pribadi, yaitu pinjaman dengan agunan dan pinjaman tanpa agunan. Agunan atau jaminan di sini berguna untuk meminimalkan resiko kerugian jika nantinya kredit macet. Bank akan meminta jaminan jika Anda mengajukan nominal besar untuk dipinjam dalam jangka waktu lama. Tetapi, jika pengajuan Anda hanya dalam jumlah kecil, pihak bank tidak akan meminta jaminan. Sayangnya, Anda harus membayar bunga pinjaman yang lebih besar.

Pinjaman Uang Online

IDR
IDR
Untuk bunga fixed 5 tahun, minimum tenor adalah 7 tahun

Baca juga: Mengajukan Kredit Pada Adira Finance

BPKB hanya contoh kecil barang yang bisa Anda gadaikan. Ada juga yang menggadaikan surat rumah, atau kendaraan bermotor. Meski meminjam dana di bank lebih aman dan terjamin, masyarakat banyak yang lebih memilih untuk menggadaikan barang milik mereka di koperasi. Parahnya, banyak yang melakukan gadai BPKB tanpa melakukan survey terlebih dahulu. Bisa jadi mereka sudah ada dalam keadaan terdesak, dan lupa bahwa melakukan gadai BPKB bisa beresiko bagi mereka sendiri nantinya.

Ada dalam keadaan terdesak juga harus tetap selektif memilih lembaga yang akan menjadi tempat Anda menggadaikan BPKB. Anda bisa melihat dari segi waktu yang ditawarkan (seberapa cepat dana bisa cair), lalu berapa biaya bunga yang harus Anda tanggung, serta berapa banyak angsuran yang harus dibayarkan tiap bulan (pilih yang tidak lebih besar dari 30% pendapatan). Dan, jangan lupa tanyakan pula sanksi yang akan Anda terima jika tidak mampu mencicil secara rutin.

Baca juga: 3 Keunggulan Samsat Online Terbaru

Siapa sih, yang bisa menjamin kondisi keuangan akan terus ada di atas. Hidup terus berputar, begitu juga dengan pendapatan. Jika sampai hal buruk yang tidak diinginkan terjadi padamu, jangan panik dulu. Anda mempunyai hak-hak yang dilindungi oleh hokum, sekalipun Anda telat membayar cicilan.

  1. Ajak bicara baik-baik. Tanpa perlu panik, Anda harus jelaskan terus terang kondisi yang sedang Anda alami. Pihak gadai akan memberikan solusi, meskipun biasanya akan meminta Anda menjual kendaraan bermotor
  2. Jaminan Fidusia. Ini adalah pihak yang menjamin kendaraan hanya dengan menyerahkan surat-suratnya saja. Jaminan Fidusia pun telah diatur hukum, yaitu dalam UU No 4/1996 tentang Hak Tanggngan yang dimiliki Penerima Fidusia. Jadi, ada baiknya Anda menyerahkan jaminan fidusia saat menggadaikan BPKB
  3. Minta bantuan pihak ketiga. Gagal bayar cicilan akan berujung sengketa. Daripada berlarut-larut, mintalah bantuan lembaga perlindungan konsumen untuk mendapat solusi terbaik

Gadai BPKB memang punya dua sisi. Satu menolong, satu lagi menambah masalah jika Anda tidak mampu melunasi cicilan. Perlu komitmen tinggi, jika ingin biaya lunas dan Anda benar-benar bebas dari masalah.