Sabtu, Mei 25, 2019
Home > info > Mengenal Kartu Pra Kerja, Janji Kampanye Joko Widodo
kpr cimb niaga

Mengenal Kartu Pra Kerja, Janji Kampanye Joko Widodo

Joko Widodo

Calon Presiden nomor urut no 1 ini kembali ikut berkampanye di Sentul International Convention Center, Bogor. Terdiri dari kader parpol dan relawan, ada 40 ribu massa yang hadir dalam kampanye ini. Di hadapan pendukungnya yang kebanyakan anak muda, Jokowi memperkenalkan Kartu Pra Kerja.

Jika beliau terpilih menjadi Presiden Indonesia kembali, Kartu Pra Kerja ini diharapkan bisa menjadi solusi baru dikalangan lulusan sarjana muda yang sedang mencari pekerjaan. Lalu, seperti apa konsep Kartu Pra Kerja itu? Simak ulasan di bawah ini.

Meningkatkan Kualitas Calon Pekerja

Setiap orang yang memiliki Kartu Pra Kerja berkemungkinan mendapatkan pelatihan kerja. Jadi, mereka akan berlatih sebelum nantinya terjun ke dalam dunia kerja.

Instruktur profesional baik yang bekerjasama dengan kementerian atau lembaga, badan usaha milik negara, dan perusahaan swasta akan menjadi pelatih bagi pemilik Kartu Pra Kerja.

Jokowi mengatakan bahwa setiap pemegang Kartu Pra Kerja berhak menerima gaji. Soal berapa besar gaji yang akan diterima, Jokowi belum mau memberitahu.

Jokowi mengklaim bahwa jumlahnya di atas satu juta rupiah. Jumlah gaji tersebut akan dihitung berdasarkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Tentu akan lebih baik bagi seorang yang baru lulus kuliah mendapat pelatihan kerja dari instruktur yang profesional. Sehingga pemilik kartu ini akan dipersiapkan dengan baik dan mampu berkompetisi di dunia kerja.

Menurut Jokowi, pemilik kartu tersebut mendapatkan dana insentif. Namun, waktunya terbatas, sekitar 6-12 bulan.

“Ada insentif, tapi dalam kurun waktu tertentu. Ini untuk memacu supaya pemegang kartu ini bisa lebih semangat mendapatkan kerja. Bukan berikan gaji pada yang nganggur,” kata Jokowi.

Baca juga: Cara mudah daftar NPWP

Lulusan SMP, SMK, SMA, hingga S1 berhak atas Kartu Pra Kerja

Mungkin masih ada yang masih salah paham dengan fungsi dan tujuan kartu ini. Kartu Pra Kerja tidak dibuat untuk menggaji pengangguran. Melainkan memfasilitasi mereka untuk bisa memiliki peluang masuk ke dunia kerja.

Jika Kartu Pra Kerja dibuat untuk menggaji pengangguran kesannya jadi memanjakan mereka dan malah tidak menyelesaikan permasalahan pengangguran.

Lapangan pekerjaan sudah banyak ditawarkan. Hanya saja, apakah lulusan-lulusan sudah cukup berkompeten di dalam dunia kerja?

Maka dari itu, dengan adanya Kartu Pra Kerja diharapkan mampu memfasilitasi anak-anak Indonesia supaya mereka mampu bersaing di dunia kerja.

Dapatkan informasi selengkapnya hanya di CekAja.com https://www.cekaja.com/info/mengenal-kartu-pra-kerja-janji-baru-joko-widodo/.

 

Tinggalkan Balasan