Tuesday, September 26, 2017
Home > Blogging > Kastengel : Kue Kering Lebaran yang Nendang
kpr cimb niaga

Kastengel : Kue Kering Lebaran yang Nendang

kue kering lebaran

Sudah menjadi hal yang jamak bahwa ramadhan sebagai bulan spesial bagi umat Islam diperlakukan spesial pula bagi mereka. Dari segi penyambutan, banyak orang yang mempersiapkan beragam hal dari mulai fisik, rohani, penampilan, hingga urusan makanan. Di urusan terakhir umat Islam di Indonesia teramat sibuk dengan urusan makanan sampai yang paling terkecil, seperti camilan atau kudapan.

Berbeda dengan bulan sebelumnya, jika jarang ditemukan camilan atau kudapan di setiap rumah, di bulan ini masyarakat hampir semuanya menyiapkan. Tak terkecuali kue kering lebaran bernama kastengel. Kue berukuran mini sebesar 3-4 cm ini terbuat dari adonan terigu, telur, margarin, dan parutan keju.

Konon, kue ini dibawa dari Negeri Kincir Angin, Belanda. Seperti yang diketahui, Indonesia sebagai mantan jajahan Belanda mempunyai kemungkinan besar juga mewariskan tradisi kuliner negara tersebut. Kastengel diambil dari kata bahasa Belanda yang berarti Kaas : keju, dan Stengel : batang. Meskipun tidak mirip dari segi ukuran, rasa dari kue ini sama persis dengan aslinya. Menurut cerita, ukuran mini ditenggarai akibat di masa lampau orang Indonesia jarang yang memiliki oven berukuran besar.

Bagi beberapa orang yang menyukai asin, kastengel biasanya menjadi favorit untuk kudapan ataupun camilan di berbagai kesempatan. Rasa asin dari kue ini muncul karena adanya parutan keju yang bertabur di atas kue sebagai topping. Ditambah lagi campuran margarin yang juga turut serta menyemarakan rasa asin dari kue.

Kegurihan dari kue kering lebaran bernama kastengel ini juga dijadikan alasan mengapa kue ini menjadi primadona. Rasanya yang gurih itu juga tidak lepas dari pengaruh antara margarin dan keju yang ada dalam komposisi kue. Begitu juga dengan kerenyahan yang berpadu di dalamnya, yang membuat para pecinta rasa asin makin kangen dengan kue ini.

Rasa asin, gurih, dan renyah juga makin nendang apabila tekstur dari kue ini sempurna. Dalam arti bahwa kesempurnaan itu berupa kue yang digigit tidak buyar dan menjadi butiran pasir apabila digigit. Namun juga bukan berarti lempung dan liat seperti tanah.

Tidak saja menarik di lidah, Kastengel yang nendang harus pula menarik secara visual. Warna kuning-keemasan yang didapatkan dari mentega harus turut hadir memanjakan mata untuk meningkatkan selera makan.

Kenikmatan dan sensasi nendang kastengel tidak melulu setiap orang dapat membuat dengan tangannya. Apakah karena alasan sibuk atau memang tidak memiliki kemampuan. Namun jangan khawatir, kenikmatan itu bisa didapatkan dengan membeli di produsen rekomendasi.

kue kering kastenggel

Mama Irfan kue adalah salah satu contoh tempat membeli kastengel yang direkomendasi. Karena produsen ini telah terpercaya membuat kue yang enak untuk menemani momen spesial Ramadhan. Tak heran banyak dari pelanggan mempercayakan camilan keluarga mereka kepada buatan Mama Irfan kue.

Seperti Sugiarto contohnya, pria berprofesi supir yang juga penyuka kastengel ini telah mempercayakan Mama Irfan kue sebagai langganan tetap. Menurutnya, produksi kastengel buatan Mama Irfan kue memenuhi harapannya sebagai penggemar kue bercitarasa asin-gurih ini.

“Selama lima kali lebaran saya selalu membeli kue kering lebaran di Mama Irfan kue. Lima kali itu juga saya tidak pernah kecewa dengan buatannya. Selalu enak dan memuaskan !” ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan langganannya tersebut selalu memenuhi harapan. Dia mencontohkan dari segi pengemasan kue, Mama Irfan kue selalu menjaga kebersihan dan kerapihan kemasannya. Begitu juga dengan layanan pengiriman yang tidak pernah telat dan memuaskan.