Tuesday, August 22, 2017
Home > Pinjaman > Jenis dan Syarat Pengajuan Pinjaman Bank BRI

Jenis dan Syarat Pengajuan Pinjaman Bank BRI

Jenis dan Syarat Pengajuan Pinjaman Bank BRI

Mencari pinjaman di bank, mungkin adalah salah satu solusi yang banyak dilakukan orang untuk menutupi kebutuhan mereka akan dana segar. Dana segar yang dibutuhkan oleh masing-masing orang akan berbeda peruntukannya satu sama lain. Sebagian orang mungkin membutuhkan dana sebagai penutup kebutuhan, sebagian lagi membutuhkan untuk biaya pendidikan dan sebagian lagi pastinya akan membutuhkan sebagai modal ataupun tambahan modal. Apapun jenis kebutuhan dana yang tiap orang miliki, pastinya meminjam uang di bank adalah sebuah solusi yang tepat untuk menutupi kebutuhan tersebut. Bank BRI sebagai salah satu bank Nasional, saat ini banyak meluncurkan berbagai jenis pinjaman yang diperuntukkan secara umum. Pinjaman bank BRI ini terdiri dari beberapa jenis pinjaman dengan besaran plafon dan suku bunga yang bergantung pada jenis pinjaman tersebut.

Secara umum program pinjaman yang ditawarkan oleh Bank BRI kepada nasabah atau calon nasabahnya merupakan pinjaman berjangka dengan suku bunga tertentu yang disesuaikan dengan keputusan Bank Indonesia selaku Bank Induk dari segala bank yang ada di Indonesia. Jika ditarik garis besar, pinjaman yang diberikan oleh Bank BRI kepada nasabah ataupun calon nasabahnya dibagi atas 5 jenis, yang masing-masing terbagi dalam jenis program pinjaman lainnya. Adapun ke 5 program pinjaman tersebut, adalah:

1. Pinjaman Mikro yang terdiri dari program pinjaman yang bernama KUPEDES.
2. Pinjaman Program yang merupakan pinjaman yang dikhususkan bagi mereka yang sedang menjalankan program perkebunan ataupun pertanian, dimana dana yang diperoleh nantinya akan digunakan sebagai dana pembiayaan untuk pengolahan program tersebut. Program pinjaman ini terdiri dari beberapa program pinjaman, yaitu KPEN-RP, KKPE TEBU, KKPE.
3. Pinjaman Ritel, merupakan program pinjaman untuk penambahan modal usaha. Terdiri dari beberapa jenis program pinjaman, yaitu kredit modal kerja, kredit investasi, kredit agunan kas, dan kredit waralaba.
4. Kredit Usaha Rakyat, merupakan program kredit yang diberikan kepada nasabah ataupun calon nasabah bank BRI yang mempunyai skala usaha kecil.
5. Kredit Tanpa Agunan, merupakan kredit yang diberikan kepada nasabah ataupun calon nasabah yang untuk mencairkan dana pinjamannya tidak dipersyaratkan untuk menggunakan jaminan.

Untuk dapat mengakses program pinjaman Bank BRI, biasanya para nasabah ataupun calon nasabah akan dipersyaratkan untuk melengkapi berbagai dokumen penyertaan. Dimana pada dasarnya dokumen tersebut memiliki kesamaan dengan persyaratan ketika Kita mengajukan pinjaman kepada bank-bank lain ataupun instansi peminjaman lainnya. Adapun dokumen yang seringkali dipersyaratkan dalam pengajuan pinjaman pada sebuah bank, antara lain adalah:

A. Surat Identitas diri ataupun KTP.
B. Kartu Keluarga.
C. KTP suami/istri jika telah menikah, serta melampirkan surat nikah.
D. Surat keterangan usaha bagi yang mempunyai usaha.
E. Slip gaji bagi seorang karyawan.
F. Dokumen penting sebagai bukti kepemilikan barang yang diagunkan kepada pihak bank.
G. Dokumen-dokumen lain yang diperlukan seperti NPWP dan lain sebagainya.

Dalam proses pengajuan salah satu program pinjaman bank BRI, biasanya pihak bank akan melakukan beberapa langkah untuk mengkroscek kebenaran data yang Kita berikan kepada pihak bank. Oleh karena itu dalam memberikan beberapa keterangan serta dokumen penyertaan yang diminta oleh pihak bank, Kita haruslah memberikan keterangan dan dokumen asli yang sesuai dengan kenyataan yang Kita alami. Keterangan dan dokumen yang Kita berikan kepada pihak bank yang sesuai dengan kenyataan yang ada, nantinya akan lebih mempercepat proses pencairan dana pinjaman yang tengah Kita ajukan kepada pihak bank.