Jumat, Maret 22, 2019
Home > investasi > Ini 5 Pilihan Investasi Syariah Yang Disetuji Oleh MUI  
kpr cimb niaga

Ini 5 Pilihan Investasi Syariah Yang Disetuji Oleh MUI  

pilihan investasi syariah

Saat ini, banyak orang yang ingin berinvestasi pada instrumen-instrumen syariah. Sayangnya, memilih investasi syariah juga tidak mudah. Jika investasi konvensional menerapkan sistem bunga yang diatur oleh pihak pertama, maka investasi syariah dijalankan dengan menerapkan sistem bagi hasil atau nisbah. Dengan begitu, perusahaan dan nasabah dapat saling memahami bahwa risiko akan ditanggung oleh kedua belah pihak. Kemuadian, apa saja sih pilihan investasi syariah yang telah disetujui oleh pihak MUI? Mari simak pembahasan berikut.

Pilihan investasi syariah yang disetujui MUI:

Investasi Properti

Investasi ini tidak butuh pertimbangan yang sulit dengan segala perhitungannya. Yang Anda lakukan cukup membeli properti yang sesuai kemampuan atau dana yang Anda miliki. Lalu, Anda bisa memperoleh keuntungan di tahun-tahun yang akan datang saat harga properti mulai naik atau meningkat. Cara lainnya yaitu Anda bisa sewakan properti tersebut kepada orang lain.

Investasi gampang dan yang pasti tidak ada riba didalamnya yang penting proses pembelian properti tersebut tidak melibatkan sistem bunga, karena itu Anda bisa beli properti dengan cara tunai dibandingkan kredit.

Investasi Emas

Nah, ini dia investasi yang paling dianjurkan oleh syariat Islam, investasi emas lebih stabil karena harganya yang selalu naik secara progresif dari tahun ke tahun. Buat berinvestasi emas, kamu pun gak perlu melakukan metode yang aneh. Cukup mulai tabungan emas dengan cara membelinya di gerai resmi seperti pengadaian.

MUI sudah mengeluarkan jawaban mengenai jual-beli emas secara kredit. Pihak MUI memutuskan jual-beli emas secara kredit termasuk kedalam perbuatan mubah atau dibolehkan. Akan tetapi ada syarat dan ketentuan yang harus diikuti:

  • Harga jual tidak boleh bertambah selama masa perjanjian
  • Emas tersebut tidak boleh dijadikan jaminan
  • Emas tersebut juga tidak boleh dijadikan objek akad lain yang menyebabkan perpindahan kepemilikan
  • Dibolehkan selama emas belum jadi alat tukar resmi.

Deposito Bagi Hasil

Perhatikan sertifikat deposito harus diterbitkan oleh bank syariah (bisnis). Perbedaan deposito konvensional dengan deposito syariah adalah proses penetapan keuntunganya. Pada deposito konvensional, presentase keuntungan didasarkan pada bunga yang sudah ditetapkan sejak awal. Sementara, pada deposito syariah keuntungan yang Anda peroleh berasal dari bagi hasil yang menyesuaikan dengan keuntungan bersih pengelolaan dana. Perjanjian tersebut disebut sebagai komitmen mudharabah, yaitu perjanjian yang disepakati oleh pihak pemilik modal dan pengelola modal.

Investasi Reksadana

Reksadana termasuk kedalam salah satu instrumen investasi yang sesuai syariat Islam. Salah satu alasannya yaitu modal yang ditanamkan dan dikelola secara produktif. Pengelolaannya pun sering kali dilakukan secara transparan. Yang perlu diperhatikan adalah tidak adanya riba di dalam proses tersebut, serta pengelolaannya tidak mengandung unsur haram ataupun non-halal.

SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)

Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN adalah obligasi atau surat utang yang diatur menggunakan metode syariah. Itu artinya surat yang diperjual-belikan tidak berasal dari proses jual-beli produk haram. Dalam proses penyerahannya pun data yang diberikan haruslah transparan.

Jika Anda ingin membaca info mengenai investasi syariah lebih lengkap dan jelas, dapat membacanya dengan membuka link sebagai berikut http://www.modernmarketingdays.com/simak-investasi-syariah-yang-paling-menguntungkan/. Semoga dapat memberi info yang Anda cari, terima kasih.

Tinggalkan Balasan