Sabtu, Mei 25, 2019
Home > Pinjaman > Cara Perhitungan Bunga Pinjaman Bank BRI
kpr cimb niaga

Cara Perhitungan Bunga Pinjaman Bank BRI

Bunga Pinjaman Bank BRI

Ketika Anda akan mengajukan pinjaman ke Bank BRI, salah satu hal yang Anda pertimbangkan pasti seperti bunga pinjaman bank BRISebagian orang berpendapat jika bunga bisa terlihat dari total pembayaran dan dikurangi dengan jumlah pinjaman sebenarnya. Cukup sampai hal tersebut, dan Anda malah acuh terhadap jenis serta cara perhitungan dari bunga. Tiap kredit sebetulnya memiliki tipe bunga tersendiri antara satu dengan yang lain tidak sama, jadi lebih baik Anda mengetahui cara untuk melakukan perhitungan pinjaman uang online maupun konvensional dan jenis bunga yang diberikan pada Anda. cara perhitungan bunga tentu tidak sama antara satu dengan yang lainnya.

Pertama, bunga flat. Perhitungan bunga flat ini dianggap lebih mudah bahkan paling mudah jika dibandingkan dengan tipe bunga yang lain. Anda bisa menemukan bunga flat ini contohnya dari kredit kepemilikan kendaraan bermotor atau KTA. Di dalam brosur kredit kendaraan, Anda pasti akan menemukan kolom yang menampilkan besarnya angsuran yang harus dibayar tiap bulan. Angka yang berada di kolom berlaku hingga akhir pinjaman atau hingga lunas. Bila Anda menemukan jumlah angsuran tetap seperti demikian, dapat dipastikan jenis bunganya ialah bunga flat. Di tipe ini plafon pinjaman dan bunga akan dihitung dengan proporsional.

Kedua, bunga efektif. Bunga pinjaman Bank BRI untuk bunga efektif ini merupakan bunga yang biasanya digunakan untuk kredit yang mempunyai tenor panjang. Contohnya saja ketika Anda mengajukan KPR. Alasan bunga efektif ini digunakan untuk jangka panjang ialah karena tenor lama akan membuat pinjaman tidak cepat-cepat dilunasi, sementara bunga yang diberikan juga tidak terlalu besar. bunga efektif ini memang lebih rendah jika dibandingkan dengan bunga flat yang membuat ia lebih cocok digunakan sebagai kredit jangka panjang. Bunga yang lebih kecil diperoleh dari penghitungan bunga efektif yang melihat sisa pinjaman pokok yang dimiliki oleh debitur. Apabila bunga flat melakukan perhitungan pinjaman uang di bank dengan cara mematok nilai pokok pinjaman dari awal pinjaman, penerapannya akan berbeda dari bunga efektif.

Ketiga, bunga anuitas. Bunga ini memiliki perhitungan yang dimodifikasi dari hitung bunga efektif. Nilai pembayaran total angsuran bunga efektif yang setiap bulannya berbeda sering membuat debitur menjadi merasa bingung. Oleh sebab itu kreditur membuat cara perhitungan yang hampir sama, tetapi angsuran pokoknya yang berbeda. jika penerapan bunga ini di dapatkan dari jumlah yang dipinjam dibagi tenor kredit, ini berbeda diaplikasikan di pinjaman yang memiliki penerapan bunga anuitas. Angsuran pokok diperoleh dari total angsuran yang sudah ditetapkan dikurangi hasil dari anuitas.

Ada juga bunga KTA bank BNI tetap dan bunga mengambang. Untuk bunga tetap, secara sederhana, bunga ini diberikan ke kreditur dengan tenor yang tidak berubah. Presentase bunga tetap akan sama dari awal pinjaman hingga ketika pelunasan. Semisal di pinjaman sudah ditetapkan bunganya menjadi 10%, angka ini akan terus digunakan hingga pinjaman berakhir. Jenis bunga tetap bisa dihitung dengan cara fix, efektif dan anuitas.

Untuk bunga mengambang, bunga pinjaman Bank BRI ini tidak dibuat berdasarkan dengan kesepakatan awal pinjaman karena bunga ini mengikuti pergerakan dari kondisi pasar. Jika presentase bunga pasaran menurun, bunga pinjaman juga akan ikut turun, apabila terdapat kenaikan suku bunga, imbasnya bunga akan lebih tinggi karena sesuai pada dinamika pasar. Untuk bunga ini, Anda akan lebih sulit untuk menghitungnya bila menggunakan perhitungan fix. Untuk melihat besaran angsuran dari bunga mengambang ialah menghitung dari bunga efektif atau anuitas. Anda bisa menghitung berapa kisaran bunga yang Anda bayarkan secara detail dan jelas di laman https://www.cekaja.com/kredit-dengan-agunan berikut ini.

2 thoughts on “Cara Perhitungan Bunga Pinjaman Bank BRI

Tinggalkan Balasan