Friday, December 15, 2017
Home > finansial > Biaya Airport Tax Domestik dan Biaya Airport Tax ke Luar Negeri
kpr cimb niaga

Biaya Airport Tax Domestik dan Biaya Airport Tax ke Luar Negeri

Biaya Airport Tax Domestik dan Biaya Airport Tax ke Luar Negeri

Airport tax adalah sejumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh para penumpang pesawat terbang, karena menggunakan fasilitas-fasilitas serta jasa pelayanan ketika berada di suatu bandar udara ataupun airport. Pengenaan airport tax ini merupakan sebuah kebijakan yang dikelola secara langsung oleh PT. Angkasa Pura selaku pengelola resmi dari bandara-bandara yang ada di Indonesia. Besarnya pengenaan biaya dari masing-masing bandara akan berbeda satu-sama lain, tergantung dari kelas bandara tersebut serta daerah tujuan atau destinasi dari penerbangan tersebut. sehingga untuk pengenaan biaya airport tax dengan tujuan domestik akan berbeda dengan biaya airport tax ke luar negeri. Selain itu airport tax yang dikenakan juga akan berbeda tergantung dari kelas bandara tersebut apakah bandara Internasional atau hanya bandara yang sekedar melayani penerbangan domestik.

Meskipun memiliki nama airport tax, pengenaan biaya kepada penumpang pesawat terbang ini sebetulnya bukan merupakan pajak sebagaimana disebutkan dalam namanya. Karena pada dasarnya biaya merupakan biaya yang harus dibayarkan karena penumpang menikmati secara langsung fasilitas-fasilitas yang ada didalam bandara. Biaya ini akan lebih cocok jika disebut dan dimasukkan dalam biaya retribusi.

Berikut ini besaran biaya airport tax domestik dan biaya airport tax ke luar negeri yang harus dibayarkan oleh para penumpang pesawat terbang ketika berada di suatu bandara di Indonesia pada periode 2016, antara lain:

Pinjaman Uang Online

IDR
IDR
Untuk bunga fixed 5 tahun, minimum tenor adalah 7 tahun

A. Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk rute penerbangan domestik sebesar 50.000 – 60.000, untuk rute penerbangan Internasional sebesar 200.000.
B. Bandara Halim Perdana Kusuma untuk rute penerbangan domestik sebesar 50.000, dan penerbangan Internasional sebesar 150.000
C. Bandara Ngurah Rai, penerbangan domestik sebesar 75.000 dan penerbangan Internasional sebesar 200.000.
D. Bandara Ahmad Yani, penerbangan domestik sebesar 40.000 dan penerbangan Internasional sebesar 150.000

Jika dahulu airport tax harus dibayarkan secara langsung oleh penumpang ketika berada di bandara tertentu di Indonesia dengan sistem antrian. Maka sejak tahun 2015 berdasarkan peraturan Internasional, airport tax ini sudah dimasukkan secara langsung kedalam harga tiket sesuai dengan tujuan penerbangan masing-masing dari penumpang yang bersangkutan. Sehingga ketika berada di sebuah bandara untuk melakukan penerbangan tertentu, maka penumpang tidak harus melakukan antrian yang berkepanjangan hanya untuk membayar airport tax.

Meskipun airport tax wajib dibayarkan oleh calon penumpang pesawat terbang, namun ada beberapa penumpang yang tidak diwajibkan untuk dikenakan airport tax, meskipun orang tersebut berada di bandara yang terkait. Adapun beberapa penumpang yang tidak diwajibkan terkena airport tax, antara lain adalah:

A. Penumpang pesawat yang melakukan transit penerbangan dengan menggunakan satu tiket penerbangan.
B. Petugas yang menjalankan tugasnya sebagai awak sebuah pesawat yang hendak melakukan penerbangan.
C. Bayi yang belum dikenakan tiket tersendiri dalam sebuah penerbangan.
D. Tamu Kenegaraan yang sedang melakukan kunjungan resmi ke daerah di Indonesia.
E. Penumpang yang sedang mengalami peralihan keberangkatan dari Bandara yang semula ditetapkan dalam tiket penerbangan
F. Penumpang yang sedang mengalami penundaan jadwal penerbangan ataupun terkena delay.

Jika Anda sedang pada posisi dan keadaan seperti tersebut diatas, maka secara otomatis biaya airport tax domestik maupun biaya airport tax ke luar negeri sesuai dengan tujuan penerbangan Anda tidak akan dikenakan. Namun demikian tetaplah berada pada terminal atau tempat yang telah disediakan oleh petugas bandara bagi penumpang yang sedang mengalami keterlambatan jadwal penerbangan atau kondisi-kondisi tertentu yang menyebabkan penumpang harus tinggal di bandara tersebut.