Home > tips > Begini Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Begini Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Mengatur keuangan rumah tangga memang susah-susah gampang. Bahkan sering kali, penghasilan kita dalam satu bulan habis tanpa sisa padahal dalam keuangan rumah tangga kita juga harus menyiapkan dana simpanan. Tak jarang pula kita menjadi frustasi saat tagihan jatuh tempo dan tak memiliki uang yang cukup untuk membayar tagihan.
Lalu bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga dengan baik? Jangan khawatir, jika keluarga dapat duduk bersama dan melihat jumlah pengeluaran mereka bersama-sama, justru akan ada kesempatan baik untuk menata kembali keuangan rumah tangga. Lalu, lakukanlah perubahan yang wajar untuk anggaran rumah tangga.
Lacak semua pengeluaran keluarga Anda selama satu bulan. Tak perlu membatasi diri karena hal ini hanya untuk mengukur berapa banyak uang yang Anda habiskan untuk kebutuhan rumah tangga. Simpan semua tanda pembayaran, lalu buatlah catatan berapa banyak uang tunai yang Anda butuhkan dan seberapa banyak beban pada kartu kredit. Periksa kembali uang yang tersisa ketika akhir bulan.
Potong Anggaran merupakan salah satu cara yang paling masuk akal dalam mengatur keuangan rumah tangga, namun hal ini jarang kita lakukan karena alasan kenyamanan. Jika Anda berani melakukan pemotongan anggaran, Anda dapat memulai dengan mencabut langganan TV kabel di rumah. Biaya yang biasa Anda keluarkan untuk langganan TV kabel dapat dialokasikan untuk menambah tabungan. Lalu temukan cara kreatif agar keluarga Anda mendapatkan hiburan pengganti tv kabel, misalnya; pergi ke taman, perpustakaan, atau menonton pemutaran film gratis di pusat kebudayaan.
Alokasi Dana kini dapat Anda lakukan karena angka-angka mulai terlihat. Agar lebih mudah cobalah mengatur keuangan rumah tangga Anda dengan mengalokasikan dana dari gaji Anda dan pasangan untuk pengeluaran mingguan, membayar cicilan dan tabungan jangka panjang. Nah jika ada yang tersisa dari pengeluaran mingguan ini, Anda dapat menambahkan lagi untuk tabungan keluarga atau simpanan dana darurat.
Buat Batasan. Setiap orang dalam keluarga termasuk anak-anak berhak mendapatkan uang saku harian, namun guna mengatur keuangan rumah tangga, pasangan harus menentukan batasan pengeluaran masing-masing. Misalnya, setiap pembelian lebih dari Rp. 500.000 harus diketahui dan disetujui kedua pihak.
Buat Tujuan Keuangan Rumah Tangga. Setelah membahas dan menetapkan anggaran dasar, diskusikan dengan keluarga tentang tujuan keuangan dan bagaimana cara menjangkaunya. Anda dapat memulainya sambil mengajarkan anak menyisihkan uang saku mereka untuk liburan keluarga atau membeli TV baru.
Bergerak Maju sangatlah penting setelah hal yang sulit telah dicapai dan keluarga memiliki pemahaman yang lebih baik dari ulasan situasi keuangan. Hal ini sangat penting untuk terus bergerak maju dan menjadi proaktif tentang keuangan. Berkat teknologi saat ini, ada banyak program pengelolaan uang secara online yang dapat Anda gunakan untuk mengatur keuangan rumah tangga. Melakukan kontrol seperti ini dapat mengurangi stres keuangan, memperbaharui keyakinan, dan bahkan dapat memicu ide-ide baru untuk menambah pendapatan.
Tekad yang kuat sangat dibutuhkan untuk berkomitmen menerapkan langkah-langkah mengatur keuangan rumah tangga. Ada baiknya, Anda dan pasangan juga melakukan evaluasi setiap empat bulan untuk mengukur dan memahami bagaimana alur keuangan rumah tangga. Evaluasi juga dibutuhkan untuk meningkatkan tujuan finansial keluarga Anda. Misalnya; setelah membeli televisi baru, Anda dan keluarga merencanakan penambahan asset seperti tanah, rumah, mobil atau menyekolahkan anak di luar negeri.