Jumat, Desember 14, 2018
Home > Pinjaman > 8 Persyaratan Pengajuan Pinjaman Online
kpr cimb niaga

8 Persyaratan Pengajuan Pinjaman Online

pinjaman online

Apakah Anda ingin melakukan transaksi pinjaman dana online? Jika iya, tentunya terlebih dahulu Anda harus tahu apa syarat yang diperlukan untuk mengajukan pinjaman. Nah, pada artikel ini, kami akan mengulas 8 persyaratan pengajuan pinjaman online yang harus Anda punyai sebagai calon nasabah.

Walaupun pada umumnya pinjaman online merupakan pinjaman tanpa agunan, namun syarat-syarat itu diberlakukan dengan tujuan untuk memastikan apakah Anda benar-benar bisa diberikan pinjaman atau tidak. Mengapa, karena syarat-syaratnya tidak lain adalah data diri Anda. Data diri tersebut berguna sebagai pegangan bagi pihak kreditur.

Oleh karena itu, syarat-syarat berikut ini harus Anda miliki sebelum melakukan pengajuan pinjaman online.

Hal itu semata-mata untuk kepentingan calon nasabah sendiri, sebab pencairan dana pinjaman tergantung kelengkapan syarat tersebut. Anda penasaran bukan, apa saja syarat yang diperlukan?

Pinjaman Uang Online

IDR
IDR
Untuk bunga fixed 5 tahun, minimum tenor adalah 7 tahun
  • Warga Negara Indonesia

Pinjaman online hanya berlaku bagi orang Indonesia saja. Bukti yang menunjukkan bahwa Anda adalah orang Indonesia adalah dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Makanya KTP diwajibkan bagi calon nasabah.

  • Batas Usia

Batas usia yang disyaratkan adalah 21 tahun dan maksimal 60 tahun. Ada juga kreditur yang menerima usia 18 tahun yang penting sudah menikah. Jika Anda belum cukup atau bahkan melewati batasan usia tersebut, pihak kreditur tidak akan memberikan pinjaman.

  • Alamat Domisili

Banyak tempat pinjaman dana online yang membatasi lingkup kerjanya hanya di kota-kota besar saja. Anda harus mencari tau apakah domisili Anda merupakan jangkauan kerjanya atau tidak.

  • Slip Gaji

Kreditur akan menganalisa daya cicil dengan besaran penghasilan calon nasabah. Hal itu dapat mereka pelajari melalui slip gaji. Jika mereka menyimpulkan bahwa calon nasabah tersebut tidak mampu mencicil, maka proses transaksi bisa gagal dilakukan.

  • Kartu Kredit

Pihak kreditur akan meneliti kartu kredit calon nasabah, yaitu pada aktifitas pembayaran, apakah pembayaran cicilannya lancar atau tidak. Begitupun aktivitas pemakainnya juga jadi pertimbangan, apakah limit kartu kredit nasabah sering dihabiskan atau tidak.

  • Blacklist Bank Indonesia (BI Checking)

Jika Anda kategori blacklist BI, sebaiknya tidak usah mengajukan pinjaman online. Sudah dipastikan Anda akan ditolak. Seperti itu juga pada jenis pinjaman yang lain, karena nama yang masuk dalam blacklist BI, telah tersebar disemua sistem jasa keuangan.

  • Panggilan Darurat/Emergency Call

Calon nasabah wajib menyertakan alamat dan nomor telepon kerabat atau orang-orang yang dapat dihubungi selain nasabah sendiri. Tujuannya jika suatu saat si nasabah loss contact atau dalam waktu tertentu tidak dapat dihubungi, maka yang dicari adalah Emergency Call.

  • Nomor Wajib Pajak (NPWP)

Umumnya penyedia pinjaman dana mewajibkan calon nasabahnya untuk melengkapi dokumen seperti NPWP. Tapi bila pengajuan kredit calon nasabah melampaui batas plafon pinjaman tertentu.

Inilah 8 persyaratan pengajuan pinjaman online yang wajib Anda patuhi. Bagi lembaga kreditur yang memiliki persyaratan di atas, mereka telah professional dan berpengalaman. Karena tentunya berangkat dari pengalaman perbankan, syarat-syarat tersebut di atas dapat mempersempit peluang si nasabah untuk melarikan diri dari tanggungjawabnya. Anda bisa mengeceknya melalui halaman berikut https://www.cekaja.com/kredit-dengan-agunan.

Tinggalkan Balasan